by

Tetangga Wali Kota Bandung Keluhkan Luapan Saluran Air yang Timbulkan Bau, Lokasinya Dekat Rumah Oded

Warga Nilai Oded Tak Peduli Lingkungan Sekitar

BandungKita.id, BANDUNG – Sejumlah warga di RT 04 RW 01 Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung mengeluhkan adanya saluran air yang meluap lantaran menimbulkan bau tidak sedap. Kejadian tersebut sudah berlangsung cukup lama bahkan sudah terjadi sejak 1 tahun terakhir.

Warga sekitar menilai Wali Kota Bandung Oded M Danial tak becus mengurus urusan kecil seperti itu. Terlebih lokasinya berada di sekitar tempat tinggal Oded sebelum menjadi Wali Kota. Oded pun dinilai warga tidak peduli dengan keluhan warga yang berlokasi di sekitar tempat tinggalnya. Terbukti, hingga kini belum ada solusi terkait permasalahan tersebut.

BACA JUGA :

Terbitkan Perwal yang Dinilai Rugikan Guru Honorer, Instagram Oded Diserang Keluhan Warganet

 

Keluhan dirasakan Muhammad Iksan (31) yang rumahnya tepat berada di depan saluran air tersebut. Menurut Iksan, sebelum terjadi luapan tersebut aliran di saluran air itu lancar dan mengalir ke dekat rel kereta api. Namun, sejak 4 bulan terakhir saluran itu ditutup.

Iksan akhirnya melaporkan kejadian tersebut dengan beberapa kali melapor melalui kolom komentar di akun Instagram Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Namun keluhan Iksan tak juga ditanggapi Oded.

Pengendara melintasi genangan air yang tersumbat dan mengalir di kawasan Jalan Gunungbatu, Kota Bandung. Genangan tersebut menimbulkan bau menyengat serta mengganggu warga. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

 

Ia berharap laporan tersebut segera direspon oleh Wali Kota Oded. Sebab, rumah Oded juga kurang lebih hanya berjarak 200 meter dari lingkungan dengan kondisi mengkhawatirkan tersebut.

“Saya berharap, begitu dia (Oded) kepilih tidak harus ngurus dulu masalah yang gede di Kota Bandung, tapi urus dulu yang kecil. Di tetangga sekitar sini, ternyata enggak ada solusi. Padahal Oded masih suka ke sini, harusnya dia bisa melihat kondisi ini, apalagi udah setahun,” tutur Iksan saat ditemui BandungKita.id.

Iksan meminta, agar Pemerintah Kota Bandung bisa berkoordinasi dengan pihak terkait sehingga persoalan bisa diselesaikan sesegera mungkin. Iksan juga mengatakan aliran kali tersebut diduga ditutup oleh PT KAI.

BACA JUGA :

Eksklusif : Curhat Benny Bachtiar Soal Cita-cita Memajukan Ekonomi Kreatif Kota Bandung

 

Geruduk Kejati Jabar, GMBI Minta Aparat Hukum Tindak Uu Ruzhanul Ulum dan Oded M Danial

 

“Mungkin karena pihak PT KAI merasa takut adanya kerusakan pada rel karena adanya genangan air dari kali, jadinya saluran tersebut ditutup padahal kami tidak pernah diberitahu,” ujarnya.

Lebih parah lagi, akibat kondisi meluapnya air kali tersebut berlarut-larut, rumah salah satu warga yang berada di dekat lokasi, Neni (61) terjadi rembesan dan air sumur di rumahnya tidak lagi dapat digunakan. Bahkan Neni harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Ya bukan hanya bau yang kami rasakan, bahkan ini ke rumah juga ke kamar sudah ada rembes. Sumur juga sudah tidak bisa dipakai. Karena kali itu tidak mengalir akhirnya merembes ke dalam tanah dan efeknya sampai ke sumur. Untuk kebutuhan air, kami membeli saja,” kata Neni.

Neni, menunjukkan rembesan air dari saluran yang tersumbat dan merembes serta menimbulkan bau tak sedap di rumahnya yang tak jauh dari rumah Wali Kota Bandung Oded M Danial (Tito Rohmatullah/BandungKita.id)

 

Berdasarkan pantauan di lokasi akibat adanya luapan air tersebut, ruas jalan di Wilayah Gunung Batu tersebut tampak selalu basah. Para pengendara juga tampak menutup hidung saat melintas ke lokasi tersebut menghindari bau menyengat.

BACA JUGA :

Episode Baru Drama Sekda Kota Bandung, Benny Resmi Gugat Oded Ke PTUN

 

Warga lainya, Budi (51) menuturkan akibat terjadi genangan tersebut kontur jalan semakin tampak rusak dan beberapa diantaranya ada bolong-bolong kecil karena terkikis oleh air yang terus-menerus menggenangi jalan.

“Kalau bau ya sudah pasti, selain itu juga jalan jadi terkikis, airnya hitam, merusak tuh lihat aja,” katanya.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI DAOP 2 Bandung Noxy Citrea, menampik hal tersebut menurutnya PT KAI tidak terkait dengan hal itu dan tidak melakukan penutupan terhadap saluran apa pun.

Wali Kota Bandung Oded M Danial (foto:istimewa)

“Saya sudah telfon, menanyakan ke unit Jalan dan Jembatan (JJ) memang tidak ada tentang penutupan itu. Itu enggak ada urusannya dengan kereta api gitu loh,” tutur Noxy melalui sambungan telfon.

Hingga berita ini diturunkan, saat coba dihubungi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Didi Ruswandi belum memberikan keterangan lebih lanjut. Didi tidak merespon telepon dan pesan yang dikirim BandungKita.id. (Tito Rahmatullah/BandungKita)

Editor : M Zezen Zainal M

Comment