oleh

Dampak Blackout Listrik, Pedagang Pasar Di Kota Bandung Bangkar

BandungKita.id, BANDUNG – Sejumlah pedagang di Pasar Kosambi merugi lantaran terjadinya pemadaman listrik di Kota Bandung selama kurang lebih 12 jam.

Salah-satunya disampaikan, pedagang bumbu di Pasar Kosambi, Wasnimar. Ia mengatakan beberapa pelanggan yang biasa melakukan order via telepon mengalami penurunan.

“Iya betul sangat berpengaruh, beberapa pelanggan kami yang biasa mengorder melalui media elektronik baik itu lewat laptop atau komputer, kebutuhan internet juga menjadi mati total sehingga mengurangi omset juga, kami yang biasa beroperasi sampai malam jadi tidak bisa padahal ini menjelang ramai untuk pemesan bumbu, jelang Idul Adha,” Kata Wasnimar di Pasar Kosambi, Rabu (7/8/2019).

Pedagang lainnya, Ricky juga mengatakan hal serupa, pedagang sayur di Pasar Kosambi tersebut mengeluhkan mati lampu hingga dini hari pasalnya pedagang sayur biasa membuka jualannya sebelum subuh.

“Gara-gara ini mati lampu lama terus mengganggu juga kita jualannya jadi terhambat padahal kalau sayur harus buka lebih cepat karena untuk di jual lagi sama para pembeli ke para konsumen di kompleks-komplek misalnya kan itu pagi hari yah,” ujar Ricky.

BACA JUGA:

Sidang Gugatan Sekda Kota Bandung : Ini Empat Poin Replik Benny Bachtiar

 

Aksi di Depan Gedung DPRD Kota Bandung Berujung Bentrok, 1 Orang Terluka

 

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kota Bandung, Elly Wasliah membenarkan bahwa dampak mati listrik total atau blackout sangat berpengaruh pada laju perekonomian Kota Bandung.

“Betul bahwa ada kerugian namun kami belum bisa taksir angkanya berapa terutama untuk industri ini kan mesin perlu listrik, kemudian juga dibagian perdagangan di pasar juga menjadi terhambat,” ujar Elly saat dihubungi.

Pihaknya mendesak agar perusahaan listrik negara (PLN) bisa bertanggung jawab tidak hanya kepada para pedagang namun juga kepada masyarakat yang dirugikan khususnya di Kota Bandung.

“Tentu ini juga menjadi perhatian baik kami dari Pemkot Bandung maupun pemerintah pusat mendorong agar PLN segera laksanakan bagaimana kompensasinya,” kata Elly. (Tito Rohmatulloh/BandungKita)

Editor: Dian Aisyah

Komentar