Jelang Ramadan Harga Beras Dipastikan Aman

BandungKita.Id, BANDUNG – Kurang lebih 30 hari menuju bulan suci Ramadan, harga beras di Pasar Baru Kota Bandung masih terpantau stabil. Hal itu, karena masyarakat cenderung membeli beras dengan jumlah yang sama sebagaimana hari-hari biasa.

Jika pun ada kenaikan, maka diprediksi tidak akan terlalu melonjak. Hal itu karena stok beras dipasaran tergantung pasokan dari bandar.

“Kondisi harga beras untuk saat ini masih stabil aja biasa aja meskipun menjelang bulan Ramadan, harga masih stabil,” kata salah satu pedagang beras, Yayan (50) di Pasar Baru, Kota Bandung, Rabu (10/4/2019).

Yayan menjelaskan, beras tidak mengalami kenaikan lantaran mayoritas masyarakat membeli bahan makanan lain untuk hidangan khas Ramadan seperti kolak, es campur, serta hidangan takjil lainya.

Meski demikian, Yayan menyebut kenaikan beras biasanya terjadi pada pertengahan bulan Ramadhan dengan kenaikan yang masih bisa dianggap wajar. Namun sebagai makanan pokok, harga beras dipastikan stabil.

“Kalau pun ada kenaikan jelang Ramadan, paling sampai Rp 400 per kilo. Tapi sih kayanya ga akan naik jelang , paling nanti tengah bulan ramadan biasanya (naik),” lanjut Yayan.

BACA JUGA:

Sidang Lanjutan Meikarta, Neneng Rahmi Sebut Ada Rencana Ketemu Emil

 

Harga Daging Tak Stabil, Pedagang Kebingungan

 

Lebih lanjut, Yayan menuturkan konsumen yang biasa membeli beras dengan jumlah besar seperti restoran pun diprediksi tidak akan terjadi. Lantaran mayoritas restoran tidak buka di awal-awal Ramadan.

“Jadi memang permintaan beras ya seperti biasa aja. Restoran yang biasanya beli banyak juga kan kalau pekan pertama Ramadan itu tutup baru nanti bukanya dipertengahan,” terang Yayan.

Bahkan, jika musim panen berbarengan dengan masa awal Ramadhan. Harga beras bisa saja mengalami penurunan. Karena stok dipastikan banyak dan permintaan tetap.

“Malah bisa aja nanti mendekati Ramadan ada penurunan harga apalagi kalau barengan sama musim panen. Soalnya barang jadi numpukkan di bandar,” katanya.

Sementara itu, salah satu pembeli, Wawan (29) mengaku bersyukur harga beras tetap stabil mengingat beras sebagai makanan pokok. Sehingga masyarakat tidak resah akan kenaikan harga.

“Ya bagus kalau beras tidak naik mah. Yang lain kan kaya daging kan udah mulai naik tapi itu kan bukan makanan pokok kaya beras, harapannya (harga beras) bisa stabil aja sampai lebaran nanti,” pungkasnya. (Tito Rohmatulloh/BandungKita.id)

Editor: Dian Aisyah

Comment